قال النبي صلى الله عليه والسّلام
"أنا مدينة العلم وعليّ بابها"
Sabda nabi ini udah gak asing lagi terdengar ditelinga kita bukan??
Emmm…bukannya kalo' kita ingin masuk suatu kota,kita harus melewati gerbangnya dulu,Seperti syair qosidah haddad alwy:فمن أراد المدينة فاليأتيها من بابها
Sy Ali adalah tokoh sahabat yang sekaligus menjadi sepupu dan menantu nabi,beliau dikenal dengan sebutan babul ilim karena kecerdasan dan keluasan otak beliau dalam berfikir.
Diceritakan dizaman Rosulullah s.a.w kala itu kota nabi sangat ramai karena dikejutkan oleh para sahabat yang membawa seorang badui yang telah membuat kekacauan disebuah pasar. Badui itupun dibawa kehadapan Rosulullah s.a.w,saat sampai dihadapan nabi,badui itupun mengucapkan kata-kata yang membuat para sahabat dan seluruh isi pasar gempar.
Badui itu berkata "Aku sholat tanpa wudhu',aku suka fitnah,aku menghindar dari rahmat Allah…!!".
Mendengar ucapan itupun para sahabatpun semakin geram,badui itu telah berani mengatakan hal itu dihadapan Rosululloh s.a.w.Saat semua sahabat berada dipuncak kemarahan,Sy Ali yang menyandang gelar babul ilim itu berdiri dan berkata:
"Kalian tidak perlu marah apa yang dikatakan badui itu benar!! Dia sholat tanpa wudhu' bukankah sholat secara bahasa adalah Do'a,pada hakikatnya kitapun boleh berdo'a tanpa berwudhu'.
Dia suka fitnah,apakah kalian lupa dengan firman Allah:
واعلموا انّما أموالكم وأولادكم فتنة وانّ الله عنده أجر عظيم
Apakah salah jika dia menyukai anak dan juga harta??,Dia menghindar dari rahmat Allah,hujan juga termasuk rahmat Allah apakah kalian tidak pernah menghindar/bernaung disaat hujan turun??,Hanya saja sibadui ini salah menghithobi ucapannya kepada kalian,kalaupun maksud ucapan badui tadi memang benar kita tetap tidak boleh berburuk sangka kepadanya".
Inilah salah satu cermin tauladan beliau dalam menyikapi orang-orang awam disekitar beliau.Walhasil… dari kutipan cerita diatas ini mengajak kita untuk berfikir panjang dan terburu negative thinking ma orang…(ga' pandang siapapun itu??) mau tua,muda,kaya miskin dan sebagainya kita tetap tidak boleh membeda-bedakan orang alias pilih kasih.
Kita adalah sama dimata Allah yang membedakan hanyalah taqwa kita kepadaNya…>>//D'sweet Mugel

0 komentar:
Posting Komentar